Sugeng Rawuh Wonten Blog-ipun Piyantun Ndeso nanging Radi Cerdas............

Friday, February 21, 2020

Cara Praktis Melindungi Diri dari Virus Corona


Baru-baru ini dunia digemparkan dengan adanya Virus baru yang mematikan.

Namanya Novel Coronavirus (COVID-19). 



Virus ini berasal dari China dan merupakan penyebab dari penyakit pernafasan.
Novel Coronavirus merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS.



Adapun Gejala Klinis yang ditimbulkan dari virus ini adalah :

-      Demam;
-      Batuk, pilek;
-      Gangguan pernafasan;
-      Sakit tenggorokan;
-      Letih, lesu;


Cara melindungi diri dari Infeksi Coronavirus yang dianjurkan oleh WHO dan Kemenkes :

-    Mencuci tangan secara rutin dengan cairan pencuci tangan berbasis alkohol atau dengan air dan sabun;
-      Gunakan  masker apabila sedang batuk dan pilek;
-      Konsumsi gizi seimbang, perbanyak dengan konsumsi sayur dan buah;
-      Rajin berolah raga dan istirahat yang cukup;
-      Jangan konsumsi daging dan produk olahan hewani lainnya yang tidak dimasak;
-     Ceritakan riwayat bepergian kepada tenaga kesehatan saat berobat untuk keluhan batuk dan demam.


Langkah-langkah dalam mencuci tangan :

-      Cuci tangan anda dengan menggunakan sabun;
-      Ratakan dengan kedua telapak tangan;
-      Gosok punggung tangan dan sela-sela jari;
-      Gosok kedua telapak tangan dan sela-sela jari;
-      Gosok ibu jari kiri dan kanan secara bergantian;
-      Bersihkan kuku tangan kiri dan kanan;
-      Gosok pergelangan tangan kiri dan kanan secara bergantian;
-      Bilas tangan dengan air sampai bersih;
-      Keringkan tangan dengan handuk atau tissu.

Demikian yang bisa kita lakukan untuk tindakan preventif, ingat...lebih baik mencegah daripada mengobati.....


Didapat dari berbagai sumber...

Lebih bermanfaat jika dibagikan ke orang lain...

Sunday, January 19, 2020

Cara Cerdas Menghemat Biaya Pakan dan Meningkatkan Hasil Ternak


Didalam usaha peternakan tidak dapat dipungkiri bahwa hampir dua per tiga dari total biaya produksi terletak pada pakan. Seperti yang kita ketahui, banyak peternak terpaksa harus gulung tikar karena melambungnya biaya pakan yang justru tidak sebanding dengan hasilnya.
Untuk membantu mengurangi risiko tersebut perlu dilakukan terobosan dalam pemberian pakan. Pakan ternak biasanya mempunyai kandungan energi yang berasal dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Sayangnya justru sebagian orang belum mengenal penggunaan pakan ternak probiotik.
Probiotik merupakan mikroorganisme pada tubuh hewan yang memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain atau inangnya, terutama pada sistem pencernaan yang mampu memperbaiki keseimbangan mikroflora usus. Probiotik mengandung bakteri menguntungkan yang dimasukan ke dalam pencernaan untuk mendominasi bakteri yang menimbulkan penyakit (patogen) menurun. Probiotik juga mengandung satu atau beberapa jenis mikroorganisme yang serupa (strain). Adapun tujuan pemberian probiotik kepada hewan ternak adalah:
  • Memperbaiki kondisi saluran pencernaan dengan menekan reaksi pembentukan racun dan metabolit, yang bersifat bahan yang dapat mendorong atau menyebabkan kanker (karsinogenik).
  • Merangsang reaksi enzim yang dapat menetralisir senyawa beracun yang tertelan atau dihasilkan oleh saluran pencernaan.
  • Merangsang produksi enzim yang diperlukan untuk mencerna pakan dan memproduksi vitamin serta zat-zat yang tidak terpenuhi dalam pakan.
Probiotik diklasifikasikan dalam dua tipe yaitu kultur mikrobial hidup, contohnyaprobiotik starbio dan produk mikrobial fermentasi, contohnya adalah kultur yeast (saccharomyces cerevisiae),aspergilllus nigera. oryzae danlactobacillus acidophilus. Pemberian probiotik diberikan langsung melalui mulut atau dicampur dengan pakan atau air minum.

Produk ini merupakan pupuk hayati yang mengandung mikroorganisme unggul yang dibutuhkan oleh sistem pencernaan hewan, hasilnya hewan ternak lebih sehat dan pertumbuhannya lebih cepat. Bioboost sebuah formula mikroorganisme berupa cairan yang diproduksi melewati proses fermentasi sempurna.
Didukung teknologi mikrobakteri modern, yang terdiri dari 165 genus dan 3211 jenis bakteri positif yang hidup berdampingan tanpa saling membunuh. Sifat multifungsinya berguna pada sektor kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan serta perbaikan lingkungan hidup. Ditambah dengan kebaikan bakteri Azotobacter spAzospirilium sp,Bacilus spPseudomonas sp, danCytophaga sp yang terkandung dalam Bioboost. Berikut ini keunggulan K-Bioboost untuk hewan ternak:
  • Memaksimalkan efektifitas pemberian pakan hewan ternak
  • Mengurangi biaya produksi pakan hewan ternak
  • Menyeimbangkan mikroflora usus hewan ternak
  • Membantu sistem pencernaan lebih optimal dan membuat selera makan tinggi
  • Meningkatkan kualitas dan bobot daging hewan ternak
  • Hewan lebih tahan terhadap penyakit dan cuaca
  • Tingkat pertumbuhan menjadi lebih maksimal
  • Mengurangi bau kotoran hewan ternak
Dengan memelihara hewan ternak dengan benar, maka Anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Anda akan mendapatkan keuntungan dari kerja keras dalam memelihara hewan ternak. Jangan lupa lengkapi dengan K-Bioboost untuk wujudkan ternak sehat impian! 


Dikutip dari : k-link.co.id

Pengumuman Hasil Penyisihan KMNR 15 Se-Indonesia

Pengumuman hasil babak penyisihan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) Se-Indonesia Ke-15 telah dirilis, Sabtu (18/1/20) pukul 22.32 WIB di Facebook KPM Seikhlasnya.
Sebelumnya, Klinik Pendidikan MIPA (KPM) telah melangsungkan babak penyisihan KMNR Se-Indonesia Ke-15 di 23 provinsi dan 87 kota/kabupaten, Ahad (24/11/19). Babak penyisihan itu diikuti lebih dari 130.000 peserta kelas I hingga XII.

Untuk lokasi babak penyisihan KMNR Se-Indonesia meliputi, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
Rangkaian kegiatan KMNR Se-Indonesia Ke-15, telah dimulai sejak tahapan Uji Soal MNR. Tercatat periode 2019/2020 lebih dari 400.000 pelajar mengikuti tahapan uji soal MNR. Sebelumnya, Uji Soal MNR periode 2016/2017 diikuti 250.718 peserta, periode 2017/2018 diikuti 323.997 peserta, dan periode 2018/2019 diikuti 352.088 peserta.
Peserta yang lolos ini akan mengikuti babak semifinal pada 23 Februari 2020 mendatang.
Berdasarkan info dari KPM Pusat di Bogor, peserta yang lolos semifinal ini juga mendapat beberapa fasilitas. Pertama, jika peserta mengikuti International Kangaroo Math Contest (IKMC) akan mendapat potongan Rp25.000.

Kedua, jika peserta mengikuti IKMC dan Indonesia International Mathematics Competition (IIMC) 2020 Round 1, cukup membayar Rp300.000 saja. “Untuk informasi lebih jelas bisa langsung menghubungi KPM Pusat,” ujarnya. Nama-nama peserta yang lolos menuju babak semifinal KMNR Se-Indonesia Ke-15 dapat diunduh melalui link di bawah ini.

Silakan download hasil KMNR di sini!

Kelas 12 SMAUnduh

Didapat dari berbagai sumber....

Saturday, February 16, 2019

Mata Minus, Mata Silinder, Mata Plus, Mata Katarak, Glukoma dan Solusinya


Problem mata memang membuat banyak orang bingung, karena asset yang satu ini sangatlah berharga.

Banyak usaha dan upaya untuk membuat mata tetap sehat, di era millenium saat ini.

Namun ternyata masih banyak juga yang belum peduli dengan kesehatan matanya dengan alasan matanya masih sehat. Padahal menjaga (tindakan preventif) lebih baik daripada mengobati.



Penyebab Mata Minus

Berikut penyebab kemampuan mata menurun:

1. Pola makan yang tidak sehat, seperti asupan karbohidrat sederhana yang berlebihan dan makanan yang terlalu diolah, serta makan ketika merasa stres.
2. Kebiasaan membaca yang salah seperti membaca sambil tiduran dan membaca di tempat dengan penerangan yang kurang.
3. Polutan di udara, air dan makanan (bahan kimia, pengawet dan lainnya)
4. Konsumsi gula yang berlebihan
5. Kurang terkena sinar matahari
6. Tempat kerja yang buruk
7. Terlalu banyak menonton televisi
8. Memakai monitor komputer yang buruk
9. Pola perilaku penyangkalan dan kecanduan


Penanganan Mata Minus

Jika kesulitan melihat hal-hal yang jauh (jarak kabur), Anda tidak dapat melakukan tugas sebaik yang diinginkan, atau jika kualitas penglihatan mengurangi dari kenikmatan kegiatan Anda, kunjungi dokter mata. Dia dapat menentukan tingkat rabun jauh dan memberi tahu Anda tentang pilihan untuk memperbaiki visi Anda.

Pergilah ke dokter mata jika Anda mengalami ciri-ciri mata minus:

Kemunculan tiba-tiba banyak floaters – bintik-bintik kecil yang tampaknya melayang melalui bidang visi Anda
Kilatan cahaya di satu atau kedua mata
Bayangan seperti tirai di atas bidang visual Anda
Ini adalah tanda-tanda peringatan dari pelepasan retina, yang merupakan komplikasi langka miopia. Ablasi retina adalah keadaan darurat medis, dan waktu sangat penting.



Penanganan mata minus secara mandiri di rumah atau di tempat kerja juga dapat dilakukan dengan kebiasaan dan senam mata:

1. Cara Mengurangi Mata Minus

Lepaskan kacamata jika memungkinkan
Lihat ke benda-benda dengan jarak yang berbeda
Kedip secara normal, tidak teralu cepat dan lambat
Tutup mata, gunakan telapak tangan Anda dan berikan sedikit tekanan kepada mata. Ini akan membantu otot menjadi lemas.
Melihat benda yang bergerak juga membantu untuk melemaskan otot mata.
Makan buah wortel dan berbagai macam buah yang berwarna jingga lainnya atau buah-buahan yang asam.
Usahakan pergi ke pegunungan hijau, persawahan atau laut yang luas.



2. Latihan Senam Mata

Untuk sedikit mengatasi mata yang lelah atau mata stres yang dapat berakibat pada kecacatan mata seperti rabun jauh/ miopi/ mata min dan rabun dekat/ hipermetropi/ mata plus, mata lelah dapat sedikit dibantu dengan melakukan latihan senam mata untuk merangsang otot mata agar dapat berkontraksi dengan baik.

Latihan senam mata mungkin saja dapat mengobati atau menyembuhkan mata minus (rabun jauh) serta mata plus (rabun dekat) yang akan membebaskan Anda dari kacamata dan lensa kontak yang terkadang membosankan dan menyebalkan.




Bagaimana cara mengatasi minus yg paling efektif yaitu menggunakan kacamata ion nano, setiap hari 8 jam, dan rasakan hasilnya dalam waktu 7 hari. Bisa juga untuk membantu menyembuhkan katarak dan glukoma.
Hasil berbeda untuk setiap orang...





Info lebih lanjut hubungi : 
M.Sugeng H.  

WA. 085231317574






Saturday, June 9, 2018

Pemberian Nutrisi Yang Tepat Untuk Mendapatkan Kerabang Telur Berkualitas


 Pemenuhan nutrisi yang cukup pada ayam dan manajemen produksi yang tepat bisa membuat kualitas kerabang telur yang baik.
Peternak bisa mendapatkan kualitas kerabang telur yang baik melalui proses produksi yang baik pula. Tradisi dalam menggunakan parameter kualitas kerabang telur sudah menjadi kebiasaan dari sejumlah perusahaan yang memiliki breeding. Hal ini disertai dengan upaya untuk melakukan peningkatan kualitas kerabang telur secara konsisten dan secara berkala.

Peningkatan kualitas dari kerabang telur itu dapat dilakukan dengan menerapkan manajemen yang baik didalam farm seperti peningkatan bobot ayam, pencahayaan serta pakan dan perilaku dalam pemberian pakan. Manajemen peningkatan bobot ini dapat menerapkan perlakuan berupa melakukan perhitungan bobot rata-rata ayam setiap minggu yang dimulai dari awal pemeliharaan. Sedangkan untuk manajemen pencahayaan bisa dilakukan dengan mengatur cahaya sebagai penunjang untuk memberikan pakan pada malam hari. Pemberian pakan selama 2 (dua) jam pada malam hari, akan memberikan kesempatan pada seluruh ayam untuk makan. Namun, sebelum pemberian pakan malam hari, sebaiknya ayam sudah mengalami gelap selama 3 (tiga) jam, begitu juga setelah makan juga mengalami gelap minimal 3 (tiga) jam.

Tempat pakan bisa berjalan setelah lampu mati, perubahan itu butuh waktu, dan kondisinya akan stabil setelah seminggu. Kunci untuk mendapatkan kualitas kerabang yang baik adalah adanya metabolisme dari kalsium yang optimal, serta ditunjang dengan pemberian nutrisi yang mempertimbangkan kebutuhan kalsium dan fosfor.

Manajemen yang baik seharusnya mempertimbangkan kebutuhan ayam dan metabolisme untuk memaksimalkan timbunan kalsium sehingga mampu untuk membentuk kerabang telur. Meskipun demikian, terkadang ada unsur yang mempengaruhi kualitas telur, yakni sejumlah penyakit. Dan melakukan control agar tidak terjadi penyakit adalah sebuah keharusan. Sejumlah penyakit dapat berdampak kepada kualitas kerabang telur dan perlu dikontrol untuk menghindari kerugian di segala aspek. Adapun contoh penyakit yang dapat menginfeksi beberapa telur adalah Laryngotracheitis dan Coryza. Sedangkan penyakit lainnya yang berdampak terhadap kualitas kerabang telur adalah Infectious Bronchitis (IB), Newcastle Disease (ND), dan Avian Influenza (AI). Selain itu ada pula Egg Drop Syndrome (EDS) yang dapat mempengaruhi penurunan produksi telur.
Biosekuriti menjadi kunci penting yang berperan sebagai langkah preventif terhadap penyakit yang menyebabkan permasalahan pada kualitas kerabang telur. Upaya biosekuriti ini juga sebaiknya disertai dengan vaksinasi dalam rangka memproteksi flok.

Evolusi dari perkembangan genetik yang ada, memberikan peluang pada ayam untuk produksi lebih awal, serta konsistensi dari produksi yang juga lebih baik dari ayam sebelumnya. Semua itu akan lebih mudah dicapai secara optimal jika kebutuhan nutrisi bisa dipenuhi secara baik. Salah satunya adalah kalsium yang merupakan elemen penting pada pembentukan kualitas kerabang telur. Untuk mendapatkan kualitas kerabang yang baik bukanlah sesuatu yang instan, namun butuh proses panjang. Proses itu dimulai dari manajemen saat fase starter, grower, dan dilanjutkan dengan pullet.

Pada fase pullet ini, asupan kalsium harus dperhatikan dengan baik karena kalsium tersebut akan disimpan dalam tulang meduler (medullary bone). Tepatnya 10 hari sebelum bertelur ayam akan menyimpan kalsiumnya di tulang meduler. Ini yang harus menjadi perhatian. Jika pemberian pakan dengan kadar kalsium rendah, maka semakin lama kualitas tulang panjang tempat medullary bone ayam akan semakin menurun.

Didapat dari berbagai sumber…..


Tuesday, June 5, 2018

PENGERTIAN I'TIKAF DAN SELUK BELUKNYA


I'tikaf artinya berdiam (berhenti) di dalam masjiddengan melaksanakan amalan-amalan tertentu dengan niat karena Allah serta mendekatkan diri kepada Allah swt

Pelaksanaan i'tikaf oleh Rasulullah saw dan para sahabat selama 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan itu erat kaitannya dengan Lailatul Qadar. Dalam artian, Nabi dan para sahabat beri'tikaf atau bertekun ibadah untuk berjaga-jaga ketika turun Lailatul Qadar, dalam hadits dijelaskan :

عَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ اْلأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

Dari Aisyah rah istri Nabi saw, bahwa Nabi saw melakukan i’tikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadhan, sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan i’tikaf setelah beliau wafat. (H. R. Bukhari no. 2026, Muslim no. 2841)


A. Rukun i'tikaf :

1. Niat. Kalau mengerjakan i'tikaf yang dinadzarkan, maka wajib berniat fardu agar berbeda dengan yang sunnah

Lafalz niat i'tikaf :

نَوَيْتُ اْلإِعْتِكَافَ فِى هٰذَ المَسْجِدِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالٰى

NAWAITUL I'TIKAAFA FII HAADZAL MASJIDI SUNNATAN LILLAAHI TA'ALAA

Saya niat i'tikaf (berdiam diri) di dalam masjid ini, sunnah karena Allah ta’ala

2. Berdiam (berhenti) di dalam masjid sekurang-kurangnya sekedar yang dinamakan berhenti atau berdiam diri dalam masjid dalam rentang waktu lebih dari lamanya thuma'ninah dalam sholat.

3. Orang yang beri'tikaf disyaratkan : Beragama Islam, berakal (tidak gila), baligh, suci dari hadats besar, dan orang yang beri’tikaf tidak disyaratkan puasa. Artinya orang yang tidak berpuasa boleh melakukan i’tikaf (bukan i'tikaf bulan Ramadhan).

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ عَلَى الْمُعْتَكِفِ صِيَامٌ إِلاَّ أَنْ يَجْعَلَهُ عَلَى نَفْسِهِ

Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi saw bersabda : Tidak ada kuajiban bagi orang yang beri'tikaf berpuasa kecuali ia telah mewajibkan atas dirinya sendiri. (H. R. Baihaqi no. 8849, Hakim no. 1555 dan Daruquthni no. 2380)


B. Yang membatalkan i'tikaf :

1. Bersetubuh

وَلاَ تُبَاشِرُوْهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُوْنَ فِي الْمَسَاجِدِ

 (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri`tikaf dalam mesjid. (Q.S. 2 Al Baqarah : 187)

2. Keluar dari masjid dengan tidak ada udzur (halangan), dan boleh keluar dari masjid karena beberapa alasan yang dibenarkan, yaitu :

a.  karena udzur syar'i, seperti melaksanakan shalat Jum’at di masjid jami'

b. karena keperluan (hajat) manusia, seperti buang air besar, kecil, mandi janabah dan lainnya.

أَنَّ عَائِشَةَ رَضِىَ اللهُ عَنْهَا زَوْجَ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ وَإِنْ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُدْخِلُ عَلَىَّ رَأْسَهُ وَهُوَ فِى الْمَسْجِدِ فَأُرَجِّلُهُ، وَكَانَ لاَ يَدْخُلُ الْبَيْتَ إِلاَّ لِحَاجَة ، إِذَا كَانَ مُعْتَكِفًا

Bahwasanya Aisyah rah istri Nabi saw berkata : Rasulullah saw pernah memasukkan kepala beliau kepadaku di rumah sedangkan beliau di dalam masjid, lalu aku menyisir rambutnya dan jika beri'tikaf, beliau tidak masuk ke rumah kecuali untuk suatu keperluan (hajat manusia).  (H. R. Bukhari no. 2029, Muslim no. 711)

c.  Karena sesuatu yang sangat darurat, seperti ketika bangunan masjid runtuh, kebakaran dan lainnya.


C. Amalan-amalan yang dapat dilaksanakan selama i'tikaf :

Sesuai dengan tujuan i'tikaf yakni untuk mendekatkan diri kepada Allah swt, maka orang yang sedang i'tikaf hendaknya memperbanyak amal ibadah. Misalnya dengan cara : Mengerjakan shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, bertashbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir, istighfar, membaca shalawat Nabi, serta memperbanyak do'a dan tafakkur. Begitu pula dapat dengan cara melakukan kebajikan lainnya, seperti; mempelajari tafsir, hadits, dan atau ilmu-ilmu agama Islam lainnya. Orang yang sedang beri'tikaf hendaknya menghindari segala hal yang tidak ada manfaatnya, baik dalam perbuatan maupun ucapan.

Syaikh Zainuddin Al-Malibari dalam kitabnya menegaskan :

(مُهِمَّةٌ) قَالَ فِي الْاَنْوَارِ: يَبْطُلُ ثَوَابُ الْاِعْتِكَافِ بِشَتْمٍ، أَوْ غِيْبَةٍ، أَوْ أَكْلِ حَرَامٍ

 (Penting) Abu Yusuf berkata di dalam Al-Anwar : Pahala i'tikaf menjadi hilang sebab memaki, ghibah atau memakan makanan haram. (Kitab Fathul Mu'in, halaman : 34)


D. Tempat pelaksanaan i’tikaf :

Di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 187 seperti tertera di atas, dijelaskan bahwa i’tikaf dilaksanakan di masjid. Di kalangan para ulama ada perbedaan pendapat tentang masjid yang dapat digunakan untuk pelaksanaan i’tikaf, apakah masjid jami’ atau masjid lainnya.

Sebagian berpendapat bahwa masjid yang dapat dipakai untuk pelaksanaan i’tikaf adalah masjid jami', Yakni masjid yang biasa digunakan untuk mendirikan shalat 5 waktu berjamaah dan ibadah Jum'at. Pendapat ini mungkin tepat, jika dikaitkan bahwa i'tikaf yang dilaksanakan oleh Rasulullah saw itu di masjidnya sendiri  (masjid Nabawi) yang termasuk dalam kategori Masjid Jami'.

Sedang pendapat yang lain mengatakan bahwa i’tikaf boleh dilaksanakan di masjid yang biasa dipakai untuk melaksanakan shalat jama’ah 5 waktu.

Menurut hemat kami masjid yang dapat dipakai untuk melaksanakan i’tikaf sangat diutamakan masjid jami' (masjid yang biasa digunakan untuk melaksanakan shalat Jum’at) terutama saat i'tikaf Ramadhan (mencari Lailatul Qadar), supaya ketika harus melaksanakan kewajiban ibadah Jum'at misalnya, ia tak perlu lagi keluar dari masjid tempat i'tikafnya menuiu Masiid Jami'. Dan tidak mengapa i’tikaf dilaksanakan di masjid biasa, untuk i'tikaf bukan bulan Ramadhan.

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتِ السُّنَّةُ عَلَى الْمُعْتَكِفِ أَنْ لاَ يَعُوْدَ مَرِيْضًا وَلاَ يَشْهَدَ جَنَازَةً وَلاَ يَمَسَّ امْرَأَةً وَلاَ يُبَاشِرَهَا وَلاَ يَخْرُجَ لِحَاجَةٍ إِلاَّ لِمَا لاَ بُدَّ مِنْهُ وَلاَ اعْتِكَافَ إِلاَّ بِصَوْمٍ وَلاَ اعْتِكَافَ إِلاَّ فِى مَسْجِدٍ جَامِعٍ.

Dari Aisyah bahwasanya ia berkata : Disunnahkan bagi orang yang beri'tikaf untuk tidak menjenguk orang sakit, tidak melawat jenazah, tidak menyentuh perempuan dan tidak keluar masjid kecuali untuk hajat yang tidak dapat ditinggalkan. Tidak boileh i'tikaf kecuali dengan berpuasa dan tidak boleh i'tikaf kecuali di dalam masjid jami' (H. R. Abu Daud no. 2475, Baihaqi no. 8856)


Lebih Bermanfaat Bila Dibagikan Kepada Yang Lain