Sugeng Rawuh Wonten Blog-ipun Piyantun Ndeso nanging Radi Cerdas............

Thursday, April 21, 2016

Cara Mencari Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)



Pada tanggal 30 Maret 2010 PSP Balitbang melakukan serah terima operasional dan pengelolaan DAPODIK dari Biro PKLN. Hal ini untuk mendukung semua program di Kementerian Pendidikan Nasional. Disepakati ada proses alih teknologi secara bertahap untuk pemindahan operasional dan pengelolaan DAPODIK ke PSP Balitbang. Sebagai tahap awal dilaksanakan pemindahan personil Tim Call Center DAPODIK dari Biro PKLN ke PSP Balitbang untuk menjaga kesinambungan layanan DAPODIK. Proses dan tahapan berkenaan dengan perangkat, sistem dan data akan dilaksanakan secara bertahap.

Sehubungan dengan surat edaran nomor 1980/P3/TP/2011 tanggal 14 September 2011. Pusat Data dan Statistik Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (PDSP Kemdikbud) membangun pelayanan Sistem Layanan DAPODIK versi terbaru dengan menggunakan nama Sistem Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Sistem Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Sistem ini dapat di akses melalui alamat :

Layanan pada situs dapodik.org telah ditutup pada tanggal 1 Januari 2012. Dan mulai hari ini sistem Sistem Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Sistem Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dikelola oleh PDSP. Mohon saran dari berbagai pihak untuk perbaikan dan kemajuan sistem NISN. Informasi lebih lanjut perihal layanan sistem NISN dapat menghubungi PDSP di Telp. 021-57905777.

Email: pdsp@kemdikbud.go.id


Pusat Data dan Statistik Pendidikan tidak pernah membuka akun facebook dan twitter.

Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) yang resmi hanya bisa dilihat melalui website http://nisn.data.kemdiknas.go.id.

PDSP tidak bertanggung jawab atas segala informasi di luar website NISN yang resmi.


Penjelasan Singkat

NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) merupakan layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara nasional yang dikelola oleh Pusat Data dan Statistik  Kemdiknas yang merupakan bagian dari program Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Kementerian Pendidikan Nasional. Layanan NISN menerapkan sistem komputerisasi yang terpusat dan online untuk pengelolaan nomor induk siswa skala nasional sesuai Standar Pengkodean yang telah ditentukan. Setiap siswa yang terdaftar pada Layanan NISN akan diberi kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah se-Indonesia. Mekanisme penentuan dan pemberian kode pengenal identitas siswa tersebut prosesnya dilakukan secara otomatis oleh mesin komputer pada Pusat Layanan NISN. Penentuan dan pemberian kode pengenal identitas siswa tersebut berdasarkan pengajuan atau masukan (entry) sumber data siswa yang telah divalidasi/diverifikasi oleh setiap sekolah dan atau Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten secara online.. Hasil dari proses pemberian kode identifikasi oleh Pusat Sistem NISN tersebut ditampilkan secara terbuka dalam batasan tertentu melalui situs NISN (http://nisn.data.kemdiknas.go.id./).

Tujuan dan Manfaat

  • Mengidentifikasi setiap individu siswa (peserta didik) di seluruh sekolah se-Indonesia secara standar, konsisten dan berkesinambungan.
  • Sebagai pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara online bagi Unit-unit Kerja di Kemdiknas, Dinas Pendidikan Daerah hingga Sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.
  • Sebagai sistem pendukung program Dapodik dalam pengembangan dan penerapan program-program perencanaan pendidikan, statistik pendidikan dan program pendidikan lainnya baik di tingkat pusat, propinsi, kota, kabupaten hingga sekolah, seperti: BOS (Bantuan Operasional Sekolah), Ujian Nasional, Pangkalan Data dan Informasi Pendidikan, Sistem Informasi Manajemen Sekolah hingga Beasiswa.

 

Aturan & Kebijakan


Pusat Data dan Statistik Pendidikan dalam melaksanakan tugas pengelolaan data pokok pendidikan berdasarkan pada dua Peraturan Menteri Pendidikan Nasional :

1. Permendiknas No. 38 Tahun 2008


tentang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Depdiknas
Pasal 7 Ayat (4) :
Semua laman resmi di bawah departemen menggunakan sublaman/subdomain
(nama laman).depdiknas.go.id. sesuai dengan nama satuan kerja terkait.
Pasal 7 Ayat (5) :
Semua surat elektronik (email) resmi di bawah departemen menggunakan alamat
 (nama pengguna)@depdiknas.go.id
Pasal 9 Ayat (2) :
Pengelolaan pangkalan data untuk konten data pendidikan menjadi tanggung jawab
Pusat Statistik Pendidikan, Balitbang Depdiknas.
Pasal 9 Ayat (3) :
Pusat Statistik Pendidikan melakukan pengujian dan perbaikan secara berkala  untuk meningkatkan keandalan aplikasi pangkalan data untuk konten data pendidikan, berkoordinasi dengan pengelola TIK Departemen.
Pasal 11 Ayat (3) :
Pengelolaan sistem pendukung keputusan untuk departemen dalam bentuk Data Warehouse, On line Analytical Processing (OLAP) dan Business Intelligence (BI) dilaksanakan oleh  Pusat Statistik Pendidikan berkoordinasi dengan pengelola TIK Departemen.
Pasal 11 Ayat (8) :
Pengadaan, pengembangan, dan penyebarluasan sistem pendukung keputusan dilaksanakan oleh Pusat Statistik Pendidikan berkoordinasi dengan pengelola TIK Departemen.

2. Permendiknas No. 36 Tahun 2010


Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemdiknas Sesuai dengan kebijakan Kemdiknas mengenai pendataan pendidikan secara nasional yang diatur melalui kedua Permendiknas tersebut maka terhitung mulai tahun 2010 pengelolaan data pokok pendidikan dipindahkan dari Biro PKLN Setjen Kemdiknas kepada Pusat Statistik Pendidikan, Balitbang Kemdiknas berdasarkan :

3. Berita Acara Serah Terima


Sistem dan Pengelolaan Operasional Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) No. 22848/A2.3/PR/2010 Tanggal 30 Maret 2010 di Mataram dari Kepala Biro PKLN PKLN Setjen Kemdiknas kepada Kepala Pusat Statistik Pendidikan, Balitbang Kemdiknas.




. .FAQ NISN


Bagaimana caranya mengetahui Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)?

Untuk mengetahui NISN, silakan cek di menu DATA SISWA atau klik pada link ini pada situs NISN, dengan cara: 
Pencarian Berdasarkan NISN dan Pencarian Berdasarkan Nama 

Berdasarkan kedua kriteria diatas, maka akan muncul siswa aktif dengan NISN-nya. Jika tidak ada sama sekali berarti sekolah belum mendaftarkan siswanya.

Saya belum memiliki NISN, bagaimana cara memperolehnya?

  • Dianjurkan terlebih dahulu untuk melaksanakan solusi seperti pada permasalahan sebelumnya (diatas)
  • Jika siswa tidak ditemukan, silakan download (unduh) Formulir Peserta Didik (F-PD) dan formulir A.1 pengajuan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) baru pada situs NISN http://nisn.data.kemdiknas.go.id melalui menu FORMULIR PENGAJUAN;
  • Mencetak formulir-formulir tersebut;
  • Mengisi formulir-formulir tersebut secara manual;
  • Menyerahkan kepada operator NISN/NPSN sekolah dimana siswa berasal;
  • Bagi pihak sekolah dapat mengirim formulir A.1. tersebut ke PDSP melalui email : pdsp@kemdiknas.go.id untuk diberikan NISN.

Bagaimana caranya memperbaiki biodata NISN? Karena yang tertera tidak sesuai dengan akta kelahiran?

  • Silakan download (unduh) formulir A.3. Pengajuan Perbaikan Biodata Siswa di situs NISN http://nisn.data.kemdiknas.go.id  pada menu FORMULIR PENGAJUAN;
  • Mencetak formulir tersebut;
  • Mengisi formulir tersebut secara manual;
  • Menyerahkan kepada operator tingkat sekolah dimana NISN tersebut di terbitkan;
  • Bagi sekolah, dapat mengirimkan formulir yang sudah diperbaiki tersebut ke  PDSP melalui email : pdsp@kemdiknas.go.id.

Di sekolah saya yang sekarang ditanyakan NISN. Padahal pada saat lulus dari sekolah sebelumnya tidak dibekali NISN?

Dianjurkan terlebih dahulu untuk melaksanakan solusi seperti pada permasalahan No.1 diatas;
  • Jika tidak ditemukan, silakan download (unduh) formulir peserta didik (F-PD) dan formulir A.1. pengajuan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) baru pada situs NISN http://nisn.data.kemdiknas.go.id  melalui menu FORMULIR PENGAJUAN;
  • Mencetak formulir-formulir tersebut;
  • Mengisi formulir-formulir tersebut secara manual;
  • Menyerahkan kepada operator NISN/NPSN sekolah asal.
  • Bagi pihak sekolah dapat mengirim formulir A.1. tersebut ke PDSP melalui email : pdsp@kemdiknas.go.id untuk diberikan NISN.

Kartu NISN saya hilang, datanya juga ada yang keliru, bagaimana ini?

Jika terjadi kesalahan, kerusakan atau kehilangan kartu NISN, silakan dilaporkan ke operator NISN/NPSN sekolah dimana NISN tersebut diterbitkan.

Bagaimana jika ada 1 orang siswa memiliki 2 (dua) NISN? NISN yang mana yang di digunakan.

NISN yang digunakan adalah NISN yang sudah digunakan sebagai alat administrasi dan validasi oleh siswa di sekolahnya. Jika tidak, NISN yang digunakan adalah NISN yang paling kecil kodenya. Untuk NISN yang tidak digunakan mohon segera melapor ke operator NISN/NPSN sekolah asal untuk segera dihapus.


Untuk mengetahui Data Siswa bisa klik disini :





Didapat dari berbagai sumber...


Thursday, March 17, 2016

BELAJAR BAHASA JAWA PRAKTIS : Golongane Tembung


(Golongan Kata dalam Bahasa Jawa) 
 
 
Tembung dumadi saka wanda. Wanda dumadi saka aksara. Tembung keno dienggo ndhapuk ukara.

Gatekna ! (Perhatikan !)

Aksara (Huruf) ==> Wanda (Suku Kata) ==> Tembung (Kata) ==> Ukara (Kalimat)

Miturut golonganing Tembung ana 10 warna (menurut golongannya, kata ada 10 macam) :

01.    Tembung Aran (Kata Benda)
         Contone       :    -   Sepedha
                                    -   Buku
                                    -   Lemari
                                    -   Montor, lan sapunanggalane

02.    Tembung Kriya (Kata Kerja)
         Contone       :    -   Nembang
                                    -   Nyapu
                                    -   Mangan
                                    -   Nulis, lsp

03.    Tembung Ganti (Kata Ganti)
         Contone       :    -   Kowe
                                    -   Dheweke
                                    -   Aku
                                    -   Mu, lsp

04.    Tembung Wilangan (Kata Bilangan)
         Contone       :    -   Telu
                                    -   Papat
                                    -   Sethithik
                                    -   Setengah, lsp

05.    Tembung Kaanan/Sipat (Kata Sifat)
         Contone       :    -   Bagus
                                    -   Abang
                                    -   Seneng
                                    -   Apik, lsp

06.    Tembung Katrangan (Kata Keterangan)
         Contone       :    -   Tengah
                                    -   Wetan
                                    -   Kene
                                    -   Ngisor, lsp

07.    Tembung Pangguwuh/Seru (Kata Seru)
         Contone       :    -   Tulung
                                    -   Wah
                                    -   Adhuh
                                    -   Ah, lsp

08.    Tembung Sandhangan (Kata Sandhang)
         Contone       :    -   Raden
                                    -   Kyai
                                    -   Hyang
                                    -   Sang, lsp

09.    Tembung Payambung (Kata Sambung)
         Contone       :    -   Wusana
                                    -   Sarta
                                    -   Lan
                                    -   Mulane, lsp

10.    Tembung Pangarep (Kata Depan)
         Contone       :    -   Saka
                                    -   Menyang
                                    -   Sing
                                    -   Ing, lsp


Didapat dari berbagai sumber………….

Sunday, March 13, 2016

Kumpulan Soal Matematika Kelas 2 SD Jilid 1



Disertai Kunci Jawabannya.

Ternyata belajar matematika logika itu menyenangkan sekali lho….


Silahkan dicoba ya……..






Pahami soalnya, baru dikerjakan. Selamat mencoba…..

01.    Berat badan Nirmala 27 Kg. Berapa gramkah berat badan Nirmala ?
02.    Jika sekarang jam 14.00, maka 5 jam lalu adalah jam ………….
03.    Jika berat 1 kaleng kue 25 ons, berapa Kg berat 4 kaleng kue?
04.    90 cm + 60 cm + 75 cm – 25 cm =……….cm = …….. m.
05.    Tinggi sebuah meja 70 cm, dan panjangnya 1 meter 65 cm. Berapa selisih antara tinggi meja dengan panjang meja?
06.    Pak Adi pulang kerja jam 18.30. Sedangkan Pak Rahmat pulang kerja lebih cepat 4 jam dari Pak Adi. Jam berapa Pak Rahmat pulang kerja?
07.    Pak Paiman memanen buah jeruk dikebunnya. Sebanyak 225 Kg buah jeruknya dijual ke pasar, dan 27 Kg sisanya dibagikan ke saudara-saudaranya. Berapa Kg berat buah jeruk yang dipanen oleh Pak Paiman hari ini?
08.    Enam ribu tujuh ratus dua ditulis………
09.    Selama 5 hari berturut-turut Ani berhasil menjual 79, 80, 106, 72, 123 pensil. Berapa total jumlah pensil yang Ani jual?
10.    Tambahkan 623 dengan 208, kemudian kurangi dengan 418. Berapa hasilnya?
11.    Bilangan sebelum 200 adalah …….
12.    Berapa nilai angka 7 pada bilangan 674?
13.    Enam Kg 15 ons = ………….. ons.
14.    Pada jam 16.40, jarum panjang tepat menunjukkan angka ……..
15.    Pak Bani memerlukan waktu 70 menit untuk memotong bambu menjadi 2 bagian. Jika Pak Bani memotong dengan cara yang sama, berapa waktu yang dibutuhkan Pak Bani untung memotong bambu menjadi 4 bagian?
16.    Lebih lama manakah dari jam 14.30 sampai jam 17.00 atau dari jam 17.00 sampai jam 20.30?
17.    Pada bilangan 672, berapakah jumlah angka satuan dengan angka ratusannya?
18.    Pada bilangan 185, berapakah selisih angka puluhan dengan angka ratusannya?
19.    Misalkan, sekarang hari Rabu tanggal 6 Agustus. 16 hari yang akan datang adalah hari dan tanggal ………..
20.    Nia bangun tidur pada jam 05.30 pagi. Jika Nia tidur 9 jam, jam berapa Nia mulai tidur malam?

Betulkan? Ternyata mengasyikkan juga ya belajar matematika itu……

Kunci Jawaban :
01.    27.000 gram
02.    09.00
03.    10 Kg
04.    200 cm = 2 m
05.    95 cm
06.    14.30
07.    252 Kg
08.    6.702
09.    460 pensil
10.    413
11.    199
12.    70
13.    75
14.    8
15.    210 menit
16.    17.00 sampai jam 20.30
17.    8
18.    20
19.    Jumat, 22 Agustus
20.    20.30

Didapat dari berbagai sumber..................